Untuk para pemuda yang akan menikah, untuk para suami yang telah mendapatkan pasangan hidupnya. Kisah ini layak dan perlu untuk ditelaah. Mungkin kau telah membayangkan dengan berbagai juta pesona yang akan kau dapati dari calon pendampingmu. Namun, setelah kau bersamanya dan ia ada disisimu begitu dekat dengan dirimu. Matamu, jiwamu dan hatimu selalu bersamanya setiap waktu tiba-tiba kau merasa kecewa, kau temui ia tidak seperti yang kau dambakan, tidak seperti yang kau inginkan. Ibarat menelan pil pahit ingin segera kau muntahkan dari mulutmu tapi rasa pahit itu terlanjur menyerang di kerongkonganmu. Sulit untuk kau hilangkan dari lidahmu. Wahai para suami apa yang ingin kau lakukan??
Jika terbetik dalam hatimu untuk berpisah darinya maka tunggu dulu hingga kau membaca kisah ini, semoga kau bisa mengambil manfaat darinya dan semoga hatimu sedikit luruh melunak karenanya. Inilah kisahnya, simaklah dengan baik-baik
Jumat, 23 September 2011
Selasa, 06 September 2011
Kamis, 19 Mei 2011
DAFTAR SISWA BARU
Dibuka pendaftaran siswa baru SMA / SMK / SMP POPULER/SD POPULER/DLL
Fasilitas:
Fasilitas:
- Gedung milik sendiri.
- Status ter AKREDITASI A.
- Bebas Uang gedung.
- DLL
Minggu, 24 April 2011
UAN SIAPA YANG SIBUK?
Bulan-2 menjelang UAN / UNAS semua kelihatan begitu sibuk, semua pihak yang terkait dengan UAN merasa was-was jika nanti begini atau begitu. Pemerintah Lembaga Pendidikan Murid dan Orang Tua semua dibikin sibuk oleh yang namanya UAN. Saking sibuknya kadang urusan sehari-hari jadi tertunda.
Tapi sebenarnya siapa sih yang paling sibuk untuk mempersiapkan UAN itu? Guru, Orang tua, Murid atau mungkin Pemerintah. Sekilas pandangan saya pribadi justru yang paling sibuk itu Orang tua (wali murid). Merekalah yang paling cemas memikirkan bagaimana nanti jika anaknya tidak lulus UAN, Bahkan merekalah yang kesana-kemari
Tapi sebenarnya siapa sih yang paling sibuk untuk mempersiapkan UAN itu? Guru, Orang tua, Murid atau mungkin Pemerintah. Sekilas pandangan saya pribadi justru yang paling sibuk itu Orang tua (wali murid). Merekalah yang paling cemas memikirkan bagaimana nanti jika anaknya tidak lulus UAN, Bahkan merekalah yang kesana-kemari
Rabu, 16 Maret 2011
Pengangguran Bergaji
Gaji atau bayaran, itu adalah upah dari hasil kerja atau jerih payah yang kita lakukan. Kalau kita bekerja maka kita akan mendapatkan gaji begitu sebaliknya. No kerja No gaji..
Seseorang harus bekerja dulu baru nanti akan dapat uang jika pulang. Abang becak harus mengucurkan keringat dulu untuk mendapat upah.
Namun, kalau kita melihat disekitar kita ada diantara kita yang dibayar bukan untuk bekerja.
Seseorang harus bekerja dulu baru nanti akan dapat uang jika pulang. Abang becak harus mengucurkan keringat dulu untuk mendapat upah.
Namun, kalau kita melihat disekitar kita ada diantara kita yang dibayar bukan untuk bekerja.
Senin, 29 November 2010
Aturan dibuat untuk Dilanggar
Hidup ini perlu ketenangan, kedamaian dan keserasian. Harapan itu pasti ada pada semua orang. Untuk mewujudkan itu semua perlu dibuat suatu batasan-2 yang biasa disebut PERATURAN.
Peraturan itu ada 2 macam, ada yang tidak tertulis biasa disebut Norma / Sopan santun dan yang tertulis biasa disebut Undang-undang.
Coba kita bahas dikit tentang peraturan ini. Peraturan dibuat dengan tujuan utama untuk menjaga ketertiban hidup bermasyrakat, agar hidup jadi teratur tidak semau kita sendiri. Juga peraturan tsb dibuat sedemikian rupa disertai dengan sangsi-2 yang jelas bagi yang melanggarnya.
Namun satu hal yang perlu diingat bahwa tidak ada satu halpun di dunia ini yang sempurna, selalu ada kelemahan atau kekurangannya. Kelemahan itulah yang biasanya dimanfaatkan oleh oknum-2 tertentu bahkan kadang oleh pembuatnya. Orang-2 yang pintar biasanya selalu mencari celah agar bisa memasukinya . Jadi peraturan itu dibuat bukan untuk dilaksanakan tapi untuk dilanggar.
Semakin berat dan besar sangsi dari suatu aturan maka semakin besar potensi pelanggarannya. Orang lebih banyak memilih jalan pintas daripada melalui proses hukumnya, yaa istilahnya sama-2 untung laa.
Wallohu A'lamu.
Peraturan itu ada 2 macam, ada yang tidak tertulis biasa disebut Norma / Sopan santun dan yang tertulis biasa disebut Undang-undang.
Coba kita bahas dikit tentang peraturan ini. Peraturan dibuat dengan tujuan utama untuk menjaga ketertiban hidup bermasyrakat, agar hidup jadi teratur tidak semau kita sendiri. Juga peraturan tsb dibuat sedemikian rupa disertai dengan sangsi-2 yang jelas bagi yang melanggarnya.
Namun satu hal yang perlu diingat bahwa tidak ada satu halpun di dunia ini yang sempurna, selalu ada kelemahan atau kekurangannya. Kelemahan itulah yang biasanya dimanfaatkan oleh oknum-2 tertentu bahkan kadang oleh pembuatnya. Orang-2 yang pintar biasanya selalu mencari celah agar bisa memasukinya . Jadi peraturan itu dibuat bukan untuk dilaksanakan tapi untuk dilanggar.
Semakin berat dan besar sangsi dari suatu aturan maka semakin besar potensi pelanggarannya. Orang lebih banyak memilih jalan pintas daripada melalui proses hukumnya, yaa istilahnya sama-2 untung laa.
Wallohu A'lamu.
Sabtu, 23 Oktober 2010
Hati yang terbelah
Pepatah mengatakan pohon bercabang itu wajar tapi kalau cinta yang barcabang itu kurang ajar. Ungkapan itu adalah benar tapi tidak selamanya benar Ada saat-2 tertentu dimana kita harus rela berbagi cinta dengan yang lain. E.iit jangan curiga dulu ini bukan cinta segitiga kok.
Begini bila suatu saat nanti kita kita punya pacar dan berlanjut ke jenjang pernikahan, maka pada saat itu hati kita mau atau tidak harus terbelah jadi dua bagian, sebagian untuk pasangan kita dan sebagian lagi buat orang tua dan saudara-2 kita. Tapi tentu saja porsi pembagian ini akan tidak sama.
Lama-lama kita akan punya anak, maka hati ini harus dibelah lagi agar anak kita juga mendapatkan bagian dari hati ini, porsinyapun biasanya akan lebih besar dibanding dengan porsi yang lainnya. Jadi jika pasangan anda bilang "cintaku padamu 100%" itu adalah bohong.
Memang pernikahan adalah suatu proses memulai kehidupan yang baru dan itu berarti kita harus mau
Begini bila suatu saat nanti kita kita punya pacar dan berlanjut ke jenjang pernikahan, maka pada saat itu hati kita mau atau tidak harus terbelah jadi dua bagian, sebagian untuk pasangan kita dan sebagian lagi buat orang tua dan saudara-2 kita. Tapi tentu saja porsi pembagian ini akan tidak sama.
Lama-lama kita akan punya anak, maka hati ini harus dibelah lagi agar anak kita juga mendapatkan bagian dari hati ini, porsinyapun biasanya akan lebih besar dibanding dengan porsi yang lainnya. Jadi jika pasangan anda bilang "cintaku padamu 100%" itu adalah bohong.
Memang pernikahan adalah suatu proses memulai kehidupan yang baru dan itu berarti kita harus mau
Langganan:
Postingan (Atom)

